25.03.10

Catatan buatku

” Setiap kali anda mempengaruhi orang lain agar melakukan pekerjaannya dengan lebih baik, anda menguntungkan orang itu dan meningkatkan nilai anda sendiri “

Ada yang berkata, tak seorangpun benar-benar bisa memotivasi orang lain. Yang bisa dilakukan hanyalah memotivasi diri kita sendiri dengan harapan ditiru orang-orang lain. Anda mungkin tak pernah tahu seberapa besar pengaruh perilaku anda terhadap orang lain. Jika anda berjalan lebih jauh, anda akan mempengaruhi lingkungan teman-teman, kenalan-kenalan, keluarga anda atau bahkan atasan anda untuk berbuat lebih banyak dan lebih baik dari yang biasa mereka kerjakan sebelumnya.

Kemampuan anda untuk memberi pengaruh kepada orang lain agar lebih bahagia dan lebih produktif membuat nilai anda meningkat. Baik itu penilaian dari anda sendiri maupun dari orang lain. Tak pernah ada pembatasan penghasilan ataupun karier bagi orang yang selalu memimpin orang lain ke tingkat kesuksesan yang lebih besar. Orang seperti ini benar-benar berharga.

Instropeksi dan Refleksi

A passion for success by Kazuo Inamori

Yang saya maksud dengan instropeksi dan refleksi adalah terus menerus memeriksa diri secara tulus. Bertanya pada diri sendiri apakah perbuatan-perbuatan saya benar dan mencoba berperilaku dengan mendisiplin diri sendiri. Dalam refleksi, saya berusaha tenang dan rendah hati. Dan jika menemukan adanya kepengecutan dan keegoisan saya berkata ” Jangan hanya memikirkan diri sendiri” atau “Harus berani melakukan apa yang menurut kamu benar “. Karena terus mengulangi latihan ini, saya menjadi lebih tajam mengenali hati saya yang membuat saya terhindar dari membuat penilaian2 buruk dan kesalahan potensial.

Kita semua kenal orang-orang yang mendisiplin dirinya sejak muda dan meraih sukses besar, tapi lalu menjadi arogan di kemudian hari sampai pada titik dimana teman-teman lamanya berkomentar, “keberhasilan telah menghancurkan dirinya”.

Manusia mempunyai sifat yang puas dengan kemenangan yang diperoleh. Sayangnya tidak peduli seberapa tingginya keberhasilan melambungkan kita keatas, kita akan kehilangan apa yang didapat jika kita tidak berusaha untuk rendah hati, selalu bercermin didalam hati dan terus belajar dari hari ke hari.

Orang-orang seperti kita, yang bekerja tiada hentinya, cenderung mengakhiri setiap hari dengan tugas2 dan tidak bereflekesi atas diri sendiri. Jika kita ingin meningkatkan kualitas kita sebagai manusia kita harus bercermin secara kritis tentang siapa kita dan idealnya seperti apa. Jika kita tidak melakukan refleksi dan instropkesi, sukses bisa menjadi kehancuran kita.

Leave a Reply